Perhitungan RAB Bore Pile: Panduan Lengkap untuk Proyek Konstruksi. Perencanaan anggaran merupakan salah satu tahap terpenting dalam setiap proyek konstruksi. Untuk pondasi dalam seperti bore pile, kesalahan perhitungan dapat berakibat pada pembengkakan biaya, keterlambatan proyek, atau bahkan risiko keamanan bangunan. Oleh karena itu, memahami perhitungan RAB bore pile secara akurat sangat penting bagi pemilik proyek, kontraktor, maupun konsultan struktural.
Artikel ini membahas secara lengkap bagaimana menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) bore pile, faktor-faktor yang mempengaruhi, komponen biaya, contoh perhitungan, hingga tips untuk mengoptimalkan anggaran tanpa mengurangi kualitas pondasi.

Apa Itu Bore Pile?
Bore pile adalah pondasi dalam yang dibuat dengan cara mengebor tanah menggunakan mesin khusus hingga kedalaman tertentu, kemudian diisi dengan tulangan baja dan beton. Bore pile banyak digunakan untuk:
- Rumah tinggal 2–3 lantai
- Gedung bertingkat menengah
- Ruko dan bangunan komersial
- Proyek di area padat penduduk
Keunggulan bore pile antara lain:
- Daya dukung tinggi
- Minim getaran dan kebisingan
- Bisa dikerjakan di lokasi sempit
- Presisi dan kualitas pondasi terkontrol
Pentingnya Perhitungan RAB Bore Pile
RAB bore pile tidak hanya berfungsi sebagai panduan biaya, tetapi juga:
- Membantu menentukan jumlah titik bore pile dan diameter yang optimal
- Memastikan biaya sesuai dengan spesifikasi teknis
- Menjadi dasar negosiasi dengan kontraktor
- Mencegah pembengkakan biaya di lapangan
- Menjadi dokumen resmi untuk pengajuan proyek
Kesalahan perhitungan RAB bisa menyebabkan proyek overbudget atau kualitas pondasi menurun.
Faktor yang Mempengaruhi Biaya Bore Pile
Beberapa faktor utama yang mempengaruhi biaya bore pile adalah:
1. Kondisi dan Jenis Tanah
- Tanah keras: biaya lebih tinggi karena bor membutuhkan tenaga lebih besar
- Tanah lunak atau berair: membutuhkan casing atau slurry → biaya bertambah
- Tanah berbatu: perlu mata bor khusus → biaya meningkat
Jenis tanah menentukan metode pengeboran, alat yang digunakan, dan waktu pengerjaan.
2. Kedalaman Bore Pile
Kedalaman pondasi sangat menentukan biaya total. Semakin dalam:
- Waktu pengerjaan lebih lama
- Konsumsi bahan bakar dan tenaga kerja meningkat
- Risiko teknis bertambah
Kedalaman bore pile biasanya disesuaikan dengan hasil uji tanah (SPT/sondir) dan beban struktur.
3. Diameter Bore Pile
Diameter bore pile mempengaruhi:
- Volume beton
- Jumlah tulangan
- Kapasitas mesin bor yang digunakan
Diameter umum untuk rumah tinggal dan ruko: 30–40 cm. Bangunan bertingkat lebih tinggi mungkin menggunakan 50–60 cm.
4. Jumlah Titik Bore Pile
Jumlah titik bore pile mempengaruhi:
- Total meter lari bore pile
- Efisiensi mobilisasi alat
- Biaya tenaga kerja
Lebih banyak titik bisa menambah biaya, tetapi biasanya kontraktor menawarkan harga per meter lebih kompetitif.
5. Lokasi dan Akses Proyek
- Gang sempit → menggunakan bore pile mini → produktivitas lebih rendah
- Area padat → memerlukan izin tambahan atau pengaturan lalu lintas → biaya naik
- Lokasi jauh → biaya mobilisasi alat meningkat
6. Mutu Beton dan Tulangan
Kualitas beton dan jenis tulangan yang digunakan sangat menentukan:
- Daya dukung pondasi
- Umur bangunan
- Biaya material
Beton mutu tinggi (misal K-350 atau K-400) dan tulangan baja berkualitas akan meningkatkan biaya awal, tapi mengurangi risiko perbaikan di masa depan.
7. Metode Pengerjaan
- Bore pile kering (dry boring) → lebih murah, cocok untuk tanah stabil
- Bore pile dengan casing → untuk tanah labil atau berair
- Bore pile dengan slurry bentonite → untuk tanah sangat lunak, biaya lebih tinggi
Metode pengerjaan dipilih sesuai kondisi lapangan.
Komponen Biaya RAB Bore Pile
RAB bore pile terdiri dari beberapa komponen utama:
- Mobilisasi Alat
- Transportasi mesin ke lokasi
- Bongkar pasang alat
- Pengeboran Tanah
- Biaya tenaga kerja operator
- Konsumsi bahan bakar
- Tulangan Baja
- Biaya tulangan per batang
- Pekerjaan pemasangan tulangan
- Beton
- Beton readymix atau cor manual
- Pompa dan pengecoran
- Metode Tambahan
- Casing atau slurry jika tanah labil
- Pompa air atau peralatan tambahan
- Overhead & Profit
- Biaya administrasi, keamanan, dan keuntungan kontraktor
Cara Menghitung RAB Bore Pile
Langkah 1: Tentukan Spesifikasi Pondasi
- Diameter bore pile (misal 40 cm)
- Kedalaman (misal 10 m)
- Jumlah titik (misal 14 titik)
Langkah 2: Hitung Total Meter Lari
Total meter lari=Jumlah titik×Kedalaman
Contoh:
14 titik × 10 m = 140 m¹
Langkah 3: Hitung Biaya Per Meter
Biaya per meter bisa terdiri dari:
- Pengeboran: Rp 150.000 / m¹
- Beton: Rp 250.000 / m¹
- Tulangan: Rp 100.000 / m¹
Total per meter = Rp 500.000 / m¹
Langkah 4: Hitung Total Biaya Bore Pile
Total Biaya=Total meter lari×Biaya per meter
Contoh:
140 m × Rp 500.000 = Rp 70.000.000
Langkah 5: Tambahkan Biaya Mobilisasi dan Overhead
- Mobilisasi alat: Rp 10.000.000
- Overhead & profit: 10% × total biaya = Rp 7.000.000
Total RAB Bore Pile:
Rp 70.000.000 + Rp 10.000.000 + Rp 7.000.000 = Rp 87.000.000
Contoh Perhitungan RAB Bore Pile Rumah 2 Lantai
- Jumlah titik: 16 titik
- Diameter bore pile: 40 cm
- Kedalaman: 12 m
- Beton K-350
- Tulangan sesuai struktur
Langkah perhitungan:
- Total meter lari = 16 × 12 = 192 m¹
- Biaya per meter (bor + beton + tulangan) = Rp 550.000
- Total biaya bore pile = 192 × 550.000 = Rp 105.600.000
- Mobilisasi alat = Rp 12.000.000
- Overhead & profit (10%) = Rp 10.560.000
Total RAB bore pile = Rp 128.160.000
Tips Mengoptimalkan RAB Bore Pile
- Survey tanah terlebih dahulu
- Menghindari kesalahan spesifikasi dan biaya tambahan
- Pilih diameter dan kedalaman efisien
- Sesuai perhitungan struktur dan daya dukung tanah
- Gunakan kontraktor berpengalaman
- Mencegah biaya tak terduga akibat kesalahan teknis
- Rencanakan mobilisasi alat dengan baik
- Meminimalkan biaya transportasi dan waktu tunggu
- Pertimbangkan metode tambahan hanya jika perlu
- Casing/slurry digunakan sesuai kondisi tanah, bukan standar
Kesalahan Umum dalam Perhitungan RAB Bore Pile
- Tidak melakukan uji tanah → kedalaman salah, biaya membengkak
- Tidak memperhitungkan biaya mobilisasi → overhead meningkat
- Mengabaikan metode tambahan → risiko struktur dan biaya perbaikan tinggi
- Memilih diameter berlebihan → bor lebih mahal, beton lebih banyak
- Tidak mengoptimalkan jumlah titik → bor tidak efisien
Faktor Risiko yang Mempengaruhi Anggaran
- Cuaca ekstrem → pekerjaan tertunda
- Akses lokasi sulit → biaya mobilisasi naik
- Tanah berbatu atau labil → metode tambahan
- Perubahan desain di lapangan → biaya tambahan
Rencana mitigasi risiko sangat penting untuk menjaga RAB tetap akurat.
Mengapa Perhitungan RAB Bore Pile Harus Tepat
- Aman secara struktural: pondasi sesuai standar
- Hemat biaya: menghindari overbudget
- Efisiensi waktu: pekerjaan sesuai rencana
- Transparansi: mempermudah negosiasi dengan kontraktor

Kesimpulan Perhitungan RAB Bore Pile
Perhitungan RAB bore pile adalah langkah krusial dalam perencanaan proyek konstruksi. Biaya dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi tanah, kedalaman, diameter, metode pengerjaan, hingga akses lokasi. Dengan perencanaan yang matang dan pemilihan kontraktor berpengalaman, proyek bore pile dapat dilakukan efisien, aman, dan sesuai anggaran.
Bore pile bukan hanya soal biaya per meter, tetapi investasi jangka panjang untuk keamanan dan stabilitas bangunan.
FAQ Bore Pile dan RAB Bore Pile
Apa itu bore pile?
Bore pile adalah pondasi dalam yang dibuat dengan cara mengebor tanah menggunakan mesin khusus, kemudian diisi dengan tulangan baja dan beton. Bore pile banyak digunakan untuk rumah tinggal bertingkat, ruko, gedung komersial, dan proyek di area padat bangunan karena minim getaran dan kebisingan.
Apa itu RAB bore pile?
RAB bore pile adalah Rencana Anggaran Biaya yang mencakup semua biaya terkait pekerjaan bore pile, termasuk:
- Pengeboran tanah
- Tulangan dan beton
- Mobilisasi alat
- Metode tambahan (casing/slurry)
- Overhead dan profit kontraktor
RAB bore pile membantu pemilik proyek merencanakan anggaran secara akurat.
Faktor apa saja yang mempengaruhi biaya bore pile?
Biaya bore pile dipengaruhi oleh:
- Kondisi dan jenis tanah
- Kedalaman dan diameter bore pile
- Jumlah titik bore pile
- Lokasi dan akses proyek
- Metode pengerjaan (dry, casing, atau slurry)
- Mutu beton dan tulangan
- Mobilisasi alat dan overhead kontraktor
Bagaimana cara menghitung RAB bore pile?
Langkah-langkah perhitungan RAB bore pile:
- Tentukan spesifikasi bore pile (diameter, kedalaman, jumlah titik)
- Hitung total meter lari bore pile
- Hitung biaya per meter (bor, beton, tulangan)
- Kalikan total meter dengan biaya per meter
- Tambahkan biaya mobilisasi dan overhead/profit
Berapa harga bore pile per meter?
Harga bore pile per meter bervariasi tergantung:
- Diameter dan kedalaman bore pile
- Kondisi tanah
- Metode pengerjaan
- Mutu beton dan tulangan
- Lokasi proyek
Umumnya harga bore pile berkisar antara Rp 400.000 hingga Rp 700.000 per meter, tergantung spesifikasi.
Apakah RAB bore pile sudah termasuk beton dan tulangan?
Tergantung penawaran kontraktor. Beberapa penawaran sudah termasuk:
- Pengeboran
- Beton readymix
- Tulangan baja
Namun, ada juga penawaran yang belum termasuk tulangan atau casing. Pastikan meminta rincian biaya tertulis.
Apakah bore pile cocok untuk rumah 2–3 lantai?
Ya, bore pile sangat cocok untuk rumah 2–3 lantai karena:
- Daya dukung tinggi
- Minim getaran dan kebisingan
- Presisi pondasi lebih terkontrol
Untuk rumah 1 lantai, metode strauss pile kadang lebih ekonomis, tetapi bore pile tetap aman.
Apakah bore pile bisa dikerjakan di gang sempit?
Bisa. Di lokasi dengan akses terbatas, kontraktor biasanya menggunakan mesin bore mini. Namun, produktivitas lebih rendah sehingga durasi dan biaya pekerjaan bisa meningkat.
Berapa lama pengerjaan bore pile untuk rumah tinggal?
Durasi pengerjaan tergantung:
- Jumlah titik bore pile
- Kedalaman dan diameter
- Kondisi tanah
- Cuaca
Untuk rumah tinggal, umumnya memakan waktu 3–7 hari kerja.
Apakah bore pile aman untuk bangunan sekitar?
Ya, bore pile aman karena:
- Tidak menggunakan sistem pemancangan
- Getaran minimal
- Kebisingan rendah
Cocok untuk area padat penduduk.
Apakah kontraktor bore pile memberikan garansi?
Kontraktor profesional biasanya memberikan:
- Garansi mutu pekerjaan
- Jaminan sesuai spesifikasi teknis
Pastikan garansi tertulis tercantum dalam kontrak.
Bagaimana memilih jasa bore pile yang terpercaya?
Tips memilih kontraktor bore pile:
- Cek pengalaman dan portofolio
- Lakukan survey lokasi terlebih dahulu
- Minta penawaran tertulis dan transparan
- Pastikan metode pengerjaan sesuai kondisi tanah
- Jangan hanya tergiur harga murah

